badge DURHAKANYA SENDIRI | Ukhwah Asyifusyinen
Home » , » DURHAKANYA SENDIRI

DURHAKANYA SENDIRI

Advertisement


Pada malam pekat tak kunjung jelagat jelita,

Angkasa yang kadang kala murung dalam kerlap,

Awan yang masih pekat akan mendung masih saja bersenandung,

Menyanyikan rinai yang menggigilkan tulang belulang,

Apa yang mampu diberikan jiwa pada hilang,

Seamsal rinai hujan yang menyumpah serapah alam,

Dingin, bak raga yang mulai hilang dari sebuah pelukan,

Bahkan dalam kadang ikut pula di tertawakan rumput ilalang,

Yang menari di tiup angin kerinduan,


Sepi, Sepi, Sepi, Kosong Melompong tanpa Isi,

Namun apa yang dapat di janjikan kehidupan ?

Pada Bi áh-Bi áh yang kita patrikan,

Bersama, untuk di tinggalkan atau meninggalkan,

Untuk melupakan atau dilupakan,

Hingga kesepian sosok kawan sejati dalam kehidupan,

Sedurja itulah bahagia, sedurhaka engkau yang pergi meninggalkan sepi,

Sedurhaka durja mengajariku mencintai sepimu.

Bireuen, 03 Jan 2016

0 komentar:

Post a Comment

Ikuti Kami

notifikasi
close